Rumah Kata

tempatnya cerita indah dan puisi romantis

  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Downloads
    • Dvd
    • Games
    • Software
      • Office
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Uncategorized

Wednesday, July 26, 2017

Puisi cinta dan dunia

 cicih surya     8:36 PM     puisi cinta     8 comments   

 sukses adalah impian yang ingin dihujudkan siapa saja. Karena sukses adalah sebuah kebanggaan. Lalu apa itu sukses dan bagaimana mencapainya ada sedikit nasehat kakek tua  untuk kita silahkan masuk....
Nasehat seorang pengembara

Perjalananmu sangat panjang
Siapkan banyak bekal
Bukan hanya Makanan dan uang
Tapi...
Temanmu...
Pilihlah yang menguatkan

Perjalananmu sangat panjang
Siapkanlah kuda perang
Yang tangguh membawamu lewati setiap rintangan

Bekerjalah di kebunku
Makanlah...
Tapi jangan Asal kenyang
Bawalah apa yang  bisa kau bawa
Penuhi keranjangmu
Tapi jangan asal penuh
Nikmatilah kebunku
Jelajahi sesukamu

Jalan yang kau tapaki
Penuh onak duri
Jebakan lumpur...
Menunggu kaki buta dan ceroboh
Bawalah dua buku untuk penuntun
Hadiah dari Tuhan dan kekasihnya

Selamat jalan
Selamat berjuang
Aku pulang
Tugas pengembaraanku telah usai


Itulah Nasehat sang pengembara sebelum dia pulang dan meninggalkan kami untuk melanjutkan perjalanan, selesai penyeka peluh ayo bersemangat kita adalah pengembara yang masih harus melanjutkan perjalanan.... Terima kasih sudah kemari  simpan alamat rumahku agar mudah kalo mau datang dan berteduh... Assalamuallakum teman
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Monday, July 24, 2017

Pesan cinta mama

 cicih surya     12:39 AM     cerita pendek     29 comments   

Perintah tanpa alasan
Argumen
Atau sebuah penjelasan
Yang dia tahu
Hanya harus
Tak punya frasa
Tepat
Agar kau percaya


Cerita induk tikus dan 10 anaknya

Lemah langkah gontai tanpa tenaga, naik keruang gelap, lelahnya meraja tapi begitu sampai diatas berlindung disela kayu bersama Anak-anaknya yang masih berwarna merah muda, tenang, tak ada peluh tak ada keluh yang ada hanya gemuruh bahagia saat sepuluh Anaknya berebut minta susu

Mulut mereka yang gemericit tak henti, bagai genderang penyemangat aku harus kuat hidup sampai besok, sampai nanti Anak-anaku bisa mencari makan sendiri, Induk tikus lupa pada kakinya yang terkena duri, saat berjuang lepas dari cengkraman ular sawah tadi pagi

Dia juga lupa kalo Dia memakan sedikit padi beracun yang di pasang Pak tani. Lelah sekali hari ini, tapi begitu sampai di sarang, Anaknya yang masih merah menyambut bersuka cita karena Dia pulang ,bahagianya tak terkata,

Dia menggulung Anaknya,menggigit kecil buntutnya,hingga mereka menjerit kesakitan,dua Anaknya bertengger di kepala,yang empat menjilati tubuhnya, empat lainnya berlarian berkejaran dengan saudaranya

Di sarang yang gelap. tempatnya bersandar dari lelah, dia tak bisa tidur dengan lelap ketakutannya selalu ada, urar sawah suka pada anaknya yang masih merah, malam saat semua terlelap tidur dia menyeret daun dan ranting kecil kesarang, daun di tumpuk untuk menyembunyikan anaknya yang tertidur, ranting dibawa supaya mereka bisa mengasah gigi besok pagi.

Belajar menggigit menghantam dan mengoyak, agar saat dia mungkin mati besok pagi. Dia sudah siapkan sarang nyaman untuk mereka, melatih mereka membela diri tidak Cuma bisa berlari, kebanggaan baginya jika satu atau dua anaknya mampu menggigit kepala ular, bukan untuk mengalahkan tapi membela diri adalah sebuah keharusan, mati konyol bukan sebuah pilihan. Pasrah juga bukan tradisi keluarganya, tikus yang bersarang di sela kayu.

Matahari dan nyanyian burung- burung membangunkan si Induk Tikus, membuka mata lalu semangat kembali berlari , kesawah yang kemarin penuh dangan padi, mungkin Dia bertemu Ular dan jebakan petani tapi hari ini dia akan berhati hati

Induk tikus pulang dengan senang, perutnya penuh anaknya akan kenyang, Dia senang anaknya sibuk menggigit ranting yang semalam Dia siapkan, Tapi satu anaknya tertidur pulas dengan malas. Saat di tegur Anaknya menjawab dengan ringan “ Kenapa aku harus menggigiti ranting sementara makananku adalah ikan dan danging”. Induk tikus sedih dengan jawaban anaknya tapi Dia hanya berlalu..., mulutnya diam, Dia tak bisa mengatakan apapun hanya matanya kini yang mendung, sedih membayangkan apa yang akan terjadi pada Anaknya, yang kembali lelap, satu dua hari Anaknya yang satu itu hanya tidur, sampai di hari ketiga, Anaknya itu datang sambil menangis padanya ”Aku tak bisa makan sebab mulutku sulit ku buka,...”katanya dengan sudah payah,induk tikus tergenyak gigi anaknya sudah memanjang, keluar melebihi mulutnya.

Inilah kesulitan yang kemarin Dia takutkan, anaknya akan mati karena kelaparan, semua sudah terlambat, Si anak tikus meratap dalam lapar,dia mati pelan –pelan ,giginya terus memanjang, sampai maut menjemput bukan karena digigit Ular, atau karena ranjau Pak tani.tapi karena kemalasannya mengasah gigi..Selesai








pelajaran yang baik semoga dapat kita ambil dari cerita ini...terima kasih sudah mampir.... lihat juga sudut lain rumahku yah
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Monday, July 17, 2017

Cerita Tragis Perempuan

 cicih surya     9:45 PM     cerita pendek     23 comments   

Dia tak tampan
Bukan hartawan
Dia hanya sopan
Dan itu yang istimewa
Aku tertawan oleh senyuman
Tersesat tak bisa pulang
Rahasia Bintang

Sore itu dunia sepertinya sedang berkabung langit mendung Awan berarak semakin gelap tapi Taufik tidak peduli pada angin dingin yang berusaha menumbangkan pertahanannya, matanya menatap satu arah hanya Dia yang tahu sedang menatap apa, detak jantungnya tak lagi teratur sejak seulas senyum mengacaukan semuanya. Dia jadi Asyik sendiri dengan dunianya, semakin senang menghabiskan waktu mengenang senyum itu, benarkah lukanya telah kering..., sungguhkah kepercayaannya pada perempuan telah kembali.
Sejak Dia hadir semuanya memang berubah, perempuan oh perempuan mahluk Aneh, kuntilanak..., tak bisa dipercaya ditinggal sebentar saja sudah mencari orang lain untuk menemaninya berbincang dan jalan- jalan.
Gadis itu menyebut dirinya Bintang, setidaknya itu yang Dia tahu.pertemuan pertama. yang tak terduga..., Anak baru yang langsung mau terlibat dalam kegiatan, sepertinya dia tak perlu waktu untuk menyesuaikan diri, pembawaannya luwes tutur katanya sopan, yah sebagai orang jawa yang kadang masih bicara dengan kromo injil, Taufik memang lebih senang pada perempuan yang sopan, bukan mereka yang acuh pada tatakrama.

Bintang sebut saja begitu, rambutnya sebahu membuatnya terlihat klasik dan simple, tingginya standar saja, kulit nya sedang, putih tidak hitampun bukan, Sebenarnya hati Taufik tertarik pada sosok Bintang saat pertama dia masuk ruang asismen, tatapan mata meradu saat sama-sama di gerbang, tapi Dia tak ingin salah langkah. Seperti saat memilih Dania..., Taufik mengalaminya juga, jatuh cinta pada pandangan pertama, Tapi apa kenyataannya dia terlempar hatinya remuk redam Akhirnya dia mengerti pahitnya patah hati,

Siang tadi tatapannya beradu lagi, Gadis itu memberinya seulas senyum, sebelum berlalu meninggalkan hatinya yang galau tanpa ujung, senyum yang minggu lalu belum pergi dari ingatan, lalu senyum yang ini, semakin mengikatkan Taufik padanya, disisi lain hati ada sakit yang belum kering,luka yang disayat Dania selalu mengingatkannya pada satu kata yang sering diabaikan orang “ hati-hati ”

Hari sabtu di ruang seni anak-anak berkumpul dengan Aktivitas yang mereka senangi karaoke, melukis, menulis, olahraga ,drama semuanya tumpah ruah. Taufik terlambat naik, bergegas Dia menaiki tangga tapi begitu sudah diatas ada wajah yang selama sebulan ini mencuri fokusnya, Bintang duduk sendiri di tangga memperhatikan aktifitas teman- temannya,

“Boleh ikut duduk...?” Tanya Taufik berhati –hati Dia tak ingin menjadi pengusik yang menyebalkan. Bintang menganguk dan menggeser tempat duduknya memberi ruang untuk Taufik,”Tak bergabung...dengan mereka , tak ada sesuatu yang kamu senangi...?” Tanya Taufik setelah sekian lama saling bungkam.

“Kamu... kenapa tak bergabung...? ” Katanya balik bertanya,”Karena Aku lebih menarik dari kegiatan- –kegiatan itu?” Tanya nya serius matanya menatap tajam pada Taufik yang syok dengan kalimat yang keluar dari mulut Bintang,

“ Kalo aku bilang Iyya apa yang kau fikirkan? “ Balas Taufik lebih berani. Matanya menatap wajah Bintang tapi kemudian dia menunduk tak kuasa beradu tatap lama entahlah makin ga teratur saja jantungnya. Tapi sepertinya Gadis itu mati rasa atau Dia terlalu pandai bersembunyi dengan perasaannya, misterius, satu lagi kesan yang tersemat tentang Bintang,

“ Kamu tahu tentang perasaanku padamu Bintang...? ”Tanya Taufik kemudian

“ Yah sedikit....,? ” Katanya tenang senyumnya mengembang menyenangkan

“ Dari mana..., apa kamu punya indra ke tujuh?”selidik Taufik penasaran

“ Aku pernah belajar untuk membaca Raut wajah. Karena sebenarnya aku bukan siswa di sini aku psikiater, Aku sengaja bergabung menjadi siswa agar penelitianku lebih rill.” Jelas bintang lebih lagi,

“Lalu kenapa kamu terbuka padaku bukankah ini rahasia...? ”Kata Taufik tak percaya 5 Tahun menjadi guru disini baru sekarang menemukan kasus ajaib seperti ini.

“ Karena sore ini Aku akan pulang...” Katanya sambil memberikan selembar kartu nama pada Taufik,” Bagaimana Kamu bisa menyakinkan orang lain jika Kamu tidak bisa menyakinkan dirimu sendiri “Kata Bintang sembari tersenyum. Lalu turun hendak berkemas Taufik mengikutinya tapi Dia hilang di lorong. Taufik berusaha menghubungi nomor yang tertera di kartu nama, seminggu setelah kepulangan Bintang, yang menerima telpnya adalah seorang laki –laki, lelaki itu meminta Taufik untuk datang kerumahnya, Rumah sederhana dipinggiran kota menyambutnya dengan ramah beberapa pasang mata terlihat aneh saat Dia menyebut nama Bintang.langit seolah runtuh di kepalanya saat Pak Handoyo mengatakan kalo Bintang adalah putrinya yang koma selama satu bulan karena mengalami pemerkosaan dan pengeroyokan, dan hari yang sama saat Bintang pamit pulang adalah hari dimana Bintang dinyatakan meninggal oleh tim dokter, Pak Handoyo memberi Taufik sebuah buku diary kecil, disana tertulis bagaimana keseharian Bintang,  tapi ada kalimat menarik yang tertulis, besar di halaman paling belakang yang menempel di kepalanya ”Perempuan adalah bunga, yang wewangiannya senyum dan tatakrama,, lelaki yang beruntung adalah dia yang memiliki wanita sholehah, dan perempuan paling beruntung adalah perempuan yang memiliki lelaki yang mampu membimbing dan menjaga juga berharta.

Bintang Kau tetap Bintang yang Berpijar terang meskipun sampai kini tak bisa Ku pahami apa yang Ku alami kenapa kau menemui Ku. Seorang lelaki yang takut untuk menatap dunia yang behati kerdil berhadapan dengan hidup, Aku terlalu bodoh bintang     Selesai


Dunia adalah ladang peristiwa hidup adalah perjalanan yang harus di tapaki.... tetap semangat jalani hari.... see you

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Renungan Kematian

 cicih surya     6:04 PM     puisi cinta     4 comments   

Mati adalah kata yang sangat di takuti, tapi pasti akan terjadi, hanya tempat waktu dan caranya yang selalu jadi misteri untuk setiap pribadi.

Renungan Kematian

Dia tak hadir biarpun dinanti
Tak datang saat dipinta
Enggan bertamu meskipun
Kau....Mengeluh rindu

Dia mendekat tanpa kau sadar
Memberi ciri setiap hari
Rambutmu putih
Gigi yang tanggal
Raga renta menua

Hari berganti
Waktu berlalu
Hitungan bertambah
Jatahmu berkurang

Satu tanya tak terjawab
Bagaimana ragamu ditinggalkan
Dinana...?
 Bagaimana... ?
Cukupkah bekal?
SeimbangkahTimbangan?



Itu tadi sedikit pengingat hati karena hidup adalah hak mati adalah wajib mari perbaiki diri mulai saat ini terima kasih telah menepi see you
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Newer Posts Older Posts Home

Followers

Translate

Popular Posts

  • Cerbung:bismilah,Pelarian terbaik bag II
    Di cerita yang lalu kita berkenalan dengan seorang anak muda unik yang bekerja sebagai pemulung... dan sekarang kita akan simak kelanjutany...
  • Puisi Nasehat pernikahan dari Ayah untuk Putrinya
    Menikah adalah sesuatu yang sakral dan mengharukan bukan hanya untuk anak tapi juga untuk orang tua. Biasanya mereka menitipkan pesan yang ...
  • Cerpen terbaru kunci sukses Mama
    Matahari ku Rara masih bersembunyi di balik selimutnya, padahal matahari mengelitiki matanya yang terasa perih saat harus di buka, sinar...
  • Cerita Tragis Perempuan
    Dia tak tampan Bukan hartawan Dia hanya sopan Dan itu yang istimewa Aku tertawan oleh senyuman Tersesat tak bisa pulang Rahasia Bint...
  • Cerita Manis sahabat
    Dear Mbak Devi Mbak Devi 10 tahun kita ga ketemu, Entah dimana keberadaanmu saat ini, di Jakarta atau pulang ke Padang. Kabar yang ku...
  • cerbung: Perjalanan cinta Hijabers Nikendy V
    Memiliki aku itu mudah, yang sulit adalah mendapatkan hatiku,,,, masuk kedalam yukk cus ah...! Akhir sebuah pencarian Angin pagi yang me...
  • Cerita Tentang Seorang Nenek
    Nasehatnya... Peluknya... Bau tubuhnya Manjanya tak ada yang lebih indah Dari senyum tanpa gigi Milik Embah Masuk yuk kita bernostalgia t...
  • Pesan cinta mama
    Perintah tanpa alasan Argumen Atau sebuah penjelasan Yang dia tahu Hanya harus Tak punya frasa Tepat Agar kau percaya Cerita ind...
  • Puisi romantis kasih tak sampai
    Kekasihku yang indah yang diam di ruang sunyi sendiri...begumul dengan rindu,sibuk dengan dunianya tak peduli padaku Karena aku hanya lelaki...
  • Novelet Remaja: Hijab Jingga Kinar bagian X
          Perjumpaan Kinar dengan ayahnya akhirnya menjadi nyata pertemuan yang merubah warna dunia Kinar. Lanjut yuk, masuk dan duduk manis jan...

Recent Posts

Categories

  • cerbung
  • cerita pendek
  • Kisah Inspiratif
  • Motivasi
  • Novelet
  • puisi cinta
  • ucapan di hari special

Unordered List

Pages

  • Beranda

Text Widget

Blog Archive

  • ▼  2019 (12)
    • ▼  October (2)
      • Kisah Inspiratif, Cerita SuksesTallia,Memulai deng...
      • Kisah Inspiratif, Cerita Sukses Anak Rantau
    • ►  January (10)
  • ►  2018 (30)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  July (1)
    • ►  May (4)
    • ►  April (7)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (7)
  • ►  2017 (68)
    • ►  December (2)
    • ►  November (5)
    • ►  October (7)
    • ►  September (3)
    • ►  August (8)
    • ►  July (7)
    • ►  June (7)
    • ►  May (5)
    • ►  April (8)
    • ►  March (16)

Blog Archive

  • ▼  2019 (12)
    • ▼  October (2)
      • Kisah Inspiratif, Cerita SuksesTallia,Memulai deng...
      • Kisah Inspiratif, Cerita Sukses Anak Rantau
    • ►  January (10)
  • ►  2018 (30)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  July (1)
    • ►  May (4)
    • ►  April (7)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (7)
  • ►  2017 (68)
    • ►  December (2)
    • ►  November (5)
    • ►  October (7)
    • ►  September (3)
    • ►  August (8)
    • ►  July (7)
    • ►  June (7)
    • ►  May (5)
    • ►  April (8)
    • ►  March (16)
Powered by Blogger.

Find Us On Facebook

Labels

  • cerbung
  • cerita pendek
  • Kisah Inspiratif
  • Motivasi
  • Novelet
  • puisi cinta
  • ucapan di hari special

Flickr Images

Labels

  • cerbung
  • cerita pendek
  • Kisah Inspiratif
  • Motivasi
  • Novelet
  • puisi cinta
  • ucapan di hari special

Download

Sample Text

Copyright © Rumah Kata | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates