Rumah Kata

tempatnya cerita indah dan puisi romantis

  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Downloads
    • Dvd
    • Games
    • Software
      • Office
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Uncategorized

Friday, January 12, 2018

Pesan Tak Terbaca

 cicih surya     8:04 PM     cerita pendek     No comments   

Kanaya Nuha


Hai sayang ku dimana kau? aku mencarimu di bening embun saat aku terbangun  dan kau tak ada di sisiku , Aku bertanya pada daun mungkin mereka bersentuhan dengan lembut tanganmu saat kau berlalu , Aku bicara dengan tanah basah mungkin kaki indah mu meninggalkan jejak. mereka semua diam membisu. bersekongkol denganmu untuk bersembunyi dariku.

Demi masa yang Tuhan bersumpah atasnya Kanaya , Aku tak utuh tanpamu. Demi Waktu dhuha Kanaya kaulah semangat pagiku. Dan demi malam apabila telah gelap kaulah penenang resahku.
Kanaya....
Aku menyusuri hamparan bumi, berpetualang melintasi siang dan malam. Menebus hutan, melewati pusat pusat keramaian tapi sisa langkahmu tak ada.
Capung berwarna merah memberi tahuku, kau datang berbicara dengan mereka. Tapi tak ada bekasmu duduk. Aku ingin tak percaya pada celotehan Capung cantik itu. Tapi yang ku tahu dia tak pernah berdusta, dia hanya membicarakan apa yang sebenarnya tak pernah di tambah atau dikurang. Dia tak ingin mengotori hatinya dengan kebohongan karena dia enggan jika harus membuka pintu dosa dengan dusta.
Tega sekali Dirimu padaku Kanaya
Jika kau tak ingin menyapaku setidaknya biarkan aku tahu kau ada dan baik-baik saja. Kau menyiksaku bukan dengan pukulan tapi dengan pilunya rasa rindu

Kanaya...,Kau marah sayang...?
Kau baca catatanku dilembar daun lontar. Lembar demi lembar yang ku jahit dan ku satukan dengan tali-tali jerami. 
Oh... Kanaya kau marah dengan sebendel catatan masa laluku. Saat aku belum mengenalmu...
KANAYA
Masa lalu bagiku sudah usai ,Saat Tuhan memperkenalkanku pada senyum indahmu, Matamu yang berbinar terang , Aku jatuh cinta saat itu, bahkan saat kau belum tahu siapa aku, aku sudah menyanjungmu dalam setiap catatanku,Ratu kecil.
Hanya saja kau belum membacanya. Ada catatan kedua, catatan ketiga bahkan catatan ke empat.
Kau marah Kanaya, sebelum kau selesaikan catatan pertama padahal dilebar lontar terakhir catatan pertamaku mengukir indah namamu sabagai perempuan yang ku harap ada di masa depanku. Kau ...Kanaya Nuha

Satu hari di keramaian angin memberi tahuku lembutnya rambutmu . Kupu kupu hitam putih unggu bercerita mengenai wangimu,  mereka berbisik kau ada di utara , dengan kecepatan angin aku keutara tapi kau berlalu dengan kecepatan cahaya menuju selatan barat dan timur laut aku kembali kehilangan jejakmu.

Akhirnya aku bertransformasi menjadi ksatria seribu wajah , aku sangat berharap dengan cara ini aku menemukanmu . tapi jangan kan sapamu sidik jarimu pun tak ada.
Aku sendirian Kanaya kembali terkurung dalam kesepian meski di sekelilingku adalah karamaian.

Tak ada Kanaya...,Tak ada tempat untuk yang lain lagi .Sudah penuh olehmu
Angin yang berhembus ingatkan aku pada lembut tanganmu, merdu nyanyian burung membawa ku pada suaramu yang terus bergema di kalbu
Ya ampun Kanaya aku adalah lelaki gila tanpamu. ingatkah saat kita makan bersama seusai memandikan kerbau wangi daun jati membungkus nasi menambah nikmat santapan kita  meski hanya ikan asin bakar sisa makan  tadi siang.

Aku selalu bermimpi tentangmu. pergimu adalah kehilangan terbesarku sayang. Aku melanjutkan pencarianku ketempat -tempat yang sempat kau ceritakan . aku menemukanmu menari diantara batu-batu di sungai berarus deras. bercanda dengan ikan. tapi saat kau rasakan kehadiranku  secepat cahaya kau menghilang meninggalkan bias warna pelangi.
sekali waktu ku dengar kabar angin kau ada bersama burung di puncak bukit, tapi ketika ku datangi aku hanya mendapati bercak darah di tanah, dari kakimu yang lelah dan terluka. mengapa kau harus memaksakan diri berjalan sendiri Kanaya? 
Padahal jika kau bersamaku aku akan menggendongmu mendaki gunung dan menuruni bukit

Kanaya....
Saat ini dikala bayangan sama besar dengan aslinya. Tuhan izinkan aku kembali menjabat tanganmu. Aku nikmati kembali rona merah jambu di pipimu.Tak akan ku lepas. Kau dan aku jadi kita. Tak akan ku biarkan kau membaca catatanku di masa lalu. aku juga malu saat kau harus tahu coretanku saat aku sangat merindukanmu. 

Berjanjilah Kanaya kau tak lagi meninggalkan aku...,biarkan masa laluku menjadi milikku, dan masa lalumu akan jadi milikmu.

Aku membawa setumpuk daun lontar kosong  kita akan mengisinya berdua. jika kau yang mencatat aku akan menjahitnya dengan tali jerami.jika aku yang mencatat maka kau akan menjahitnya  kita akan satukan lembar demi lembar hingga akan jadi bendelan  besar.
Jika marah kau padaku bukalah catatan ini kau akan tahu betapa aku sayang padamu. saat aku menyakitimu maka pesan cintamu akan ingatkan aku bahwa tak ada perempuan lain yang yang mampu sayang padaku seperti kau sayang padaku...,

Ratu kecilku Kanaya Nuha Aku sayang padamu selesai



Tak ada yang kebetulan diatas bumi semua tertata indah dalam skenario Tuhan yang senpurna
 Take care and be smile terima kasih sudah membaca cerita ku  Assallammualakum Wr.Wb

   
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Monday, January 8, 2018

Puisi Nasehat pernikahan dari Ayah untuk Putrinya

 cicih surya     10:35 PM     puisi cinta     No comments   

Menikah adalah sesuatu yang sakral dan mengharukan bukan hanya untuk anak tapi juga untuk orang tua. Biasanya mereka menitipkan pesan yang akan disampaikan pada anak mereka sebagai bekal untuk mengarungi bahtera rumah tangga....,bagi yang lagi nyari Reperensi kata kata indah dalam moment istimewa tersebut cek di bawah ini deh 
 
 
Anakku Tersayang

Sayang....
Jadilah penyejuk mata
Seperti kau tlah lakukan untuk kami
Orang Tuamu

Ikhlaslah menjadi Rembulan
Tak harus bermimpi
Seindah mentari
Tak perlu risau menjadi 
Bayangan
 
Sayang...
Kau mulia 
bukan terdepan 
Tapi terjaga 

Jagalah Siangmu  dengan dhuha
Saat Suami berjuang halal
Bertarung dengan dunia
Sungguh
Kaulah pembuka langit
Pengundang berkah

Hormati Ayah Suami mu 
Seperti kau menghormatiku
Sayangi Ibu suamimu
layaknya kau
Menyayangi Ibumu
Dimata Robbmu
Mereka orang tuamu

Sayang...
Esok saat mentari berada satu tumbak
Tugasku tunai
Kau tak lagi milikku
Pahalamu ...,Surgamu...Ada pada senyumnya
Semoga kau menjalma
Layak menghuni surga  
Tundukan pandangan 
Selama 
Dia tunduk pada Robbnya



Gimana mudah-mudahan kepake ya....,????selamat menempuh hidup baru ...sakinah mawaddah warrohmah...,Terima kasih sudah kemari Assallammuallaikum Warrohmatulohi Wabarokatuh
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Friday, January 5, 2018

Puisi Romantis.Cinta terpendam

 cicih surya     9:07 PM     puisi cinta     No comments   

Jatuh cinta..., Itu hakmu tapi jika batas terlalu tebal Rindu Tersalur hanya melalui tegur sapa atas nama sahabat.dihati berkecamuk ribuan kata penuh makna tapi mulut terkunci rapat tak ingin jadi penghianat pada kata sakral bernama persahabatan.Walhasil  rasa yang dikorbankan  kau simpan dihati membatu  membelenggu menjadi pemuja setia  meski hanya mampu Diam....

Manis-Manis pahit mengikis  seperti puisi ku di bawah ini untuk kalian yang punya kekasih terpendam...Cek yaa.... 


Peri Putih


Putri Cantik bergaun putih
Rambut hitam lurus
Senyum manis 
Mengambang

Putri cantik Bergaun putih
Mata Berbinar 
Berdagu Indah
Syahdu 

Aku selalu bersamanya..
Menjaganya 
Menemaninya
Baginya 
Aku temannya

Putri Cantik bergaun putih
Dialah tokoh utamanya
Bermain. Tertawa.Menangis
Dialah indahku
Bunga Hayal penghias mimpi

Putri cantik bergaun putih
Dialah ceritaku
Pena , tinta dan catatan ku
Dia tak tahu 
Atau tak mau tahu

Putri cantik bergaun putih
Aku menguncinya
Diam
Di hatiku
Tertutup rapat
Hanya 
Aku

Putri cantik bergaun putih
 Tenanglah 
Aku takan menyentuh



So sweet ya....,terima kasih sudah berkunjung ke rumahku....See you...Assallammualaikum Wr.Wb
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Thursday, January 4, 2018

Surat cinta

 cicih surya     6:37 PM     cerita pendek     No comments   

Gadis di Kursi roda
Kenciro memberiku pilihan yang sulit sekali coklat, Ice cream atau roti bakar, aku diam sangat lama aku  mau semuanya bisikku dalam hati tapi yang tertangkap dokter itu adalah gelengan kepala. Tak harus ada yang ku minta lagi sekecil apapun. Tidak semuanya akan lebih menjadi beban jika aku terus berjibaku dengan gelimang kebaikan Ken, Kesembuhan Dede untukku sudah cukup, Tak ada lagi yang harus ku minta.

Yah semua karena Dede, Semua untuk Dede. Dede umurnya baru 12 tahun. Bocah perempuan yang mengingatkanku pada masa kecilku sendiri dekil , kumel bau terabaikan nyangkut menyendiri dipojokan. sedih sekali melihatnya aku melihat kelamnya masa Remajaku yang tersisih dan terpinggirkan.

Dia korban Razia  saat jadi Gepeng di jalanan.Dia dipanggil Dede ngompol karena dia memang si pengompol itu sebabnya Rimba ngoceh ga pernah beres"Kalo begini caranya predikat kamar terbersih untuk kamar kita akan end, takdirnya hanya sampai disini.

Sementara Dede terdiam sedih dia mengayuh kursi rodanya keluar kamar. di ikuti semua mata yang melihatnya dengan penghakiman yang perih. Aku yang malas dengan ocehan Rimba memilih keluar,dengan dengus nafas kesal kenapa juga harus berisik pas jam tidur siang,  diluar panas. mata ngantuk.kepala kleyengan.
Sampai di pintu mataku mendapat kejutan yang luar biasa, Dede merangkak berusaha menaiki tangga dengan tangan dan kaki yang gemetar.Tanpa kata aku memperhatikan dia lalu melambai memanggil satpam jaga yang  segera  datang, ku tempelkan telunjuk di bibirku satpam menganguk dan mengikutiku.
"Lihat..., jangan di ganggu..." Kataku berbisik  satpam mengiyakan dengan matanya tapi tetap dengan posisi siap sedia kalo sekiranya Dede hampir jatuh dia ada. Satu jam kami berdiri memperhatikan Dede  yang menaiki tangga demi tangga. Sepuluh anak tangga dia lewati dengan susah payah.sekarang dia duduk diatas dilantai 2 bersama peluh yang mengucur tapi ada senyum yang hanya di miliki oleh orang-orang yang sudah berhasil melewati batas pencapaianya.

Kunaiki tangga perlahan pak satpam pun demikian. Dede  menunjukan exspresi ketakutan tapi ketegangan itu cair saat pak satpam tersenyum dan bertepuk tangan meski dengan suara lemah ."Panggil aku kalo kamu kesulitan turun..." Kata pak kumis tinggi besar itu sembari menyentuh lengan Dede lembut. Dede mengiyakan dengan mantap.

Aku tak tahu apa rasanya berdiri
Aku tak tahu bagaimana hebatnya berjalan
Tapi hari ini aku tahu Rasanya berlari
Terbang di atas awan

Aku tak merasa cukup
Aku juga tak merasa kurang
Segalanya pas dan elegan
Itu aku Tubuhku. kurang dan lebihku

Aku tak perlu syarat dan alasan
Aku tak harus bertanya
Apa...,mengapa...,bagaimana...
Tuhan sayang padaku

Aku merasakannya lewat udara
Kuhirup lembut memberi hidup
Mentari pagi memberi hangat
Tanpa hianat

"Aku tak pernah ingin mengeluh Kak. Tadi kakak lihat aku di hujat orang satu kamar, tapi luka itu sembuh hanya dengan melihat senyum ketulusanmu...Aku merasa jadi manusia diakui dan diterima" Kata Dede bercerita dengan semangat dia tak seperti anak dua belas tahun dia bicara lebih tua dari umurnya
Aku hanya jadi pendengar aku masih terkagum dengan apa yang dia capai hari ini. menaiki Tangga bagi orang lain mungkin biasa tapi saat Dede yang melakukannya ini seperti sebuah keajaiban. Dia berhasil mengalahkan rasa takutnya. Memegang sendok saja jatuh. kakinya hanya mengantung Dia selalu bilang ini Acesoris karena pungsinya  hanya sebagai tempelan menurutnya. Tapi hari ini tangan gemetar dan kaki lemah itu memberi jawaban pada keraguan pemiliknya "Terima kasih tuhan untuk kaki dan tangan yang hebat..." Desis Dede pada dirinya sendiri

" Kak..., hari ini temenin aku ketemuan sama cowok yuk...,"Ajak Dede membuatku terperangah
" Kamu serius....?' Tanyaku ragu
" Cowok itu namanya Dandy, Dia memberiku surat cinta .sebenarnya itu yang membuatku sangat bersemangat aku mau jalani terapi agar aku sembuh dari cideraku dan tak harus jadi pengompol.
" Ini wow...."
" Dede Mau berubah ..., Dede mau sembuh Kak, "Ungkapnya dengan serius aku tak pernah melihat binar mata seterang itu sungguh ini luar biasa. mungkin ini yang di ungkap orang -orang picisan sebagai power of love energinya memang luar biasa. membuncah melewati bukit dan gunung terjal. Selepas asyar ku temani Dede ke taman di sebrang jalan besar. Cukup jauh untuk aku yang berjalan tertatih. Dede mengayuh rodanya pelan dan hati -hati. Kali ini dia menolak di dorong dia bilang dia ingin tahu seberapa kuat tangannya. Jarak ke taman masih berkisar100 meter kala seorang remaja menghampiri dengan senyum lebar semeringah
" Aku sudah satu jam menunggu..., hampir saja aku pulang..." Katanya menatap Dede tanpa kedip.senyumnya tersungging begitu manis membuat lesung pipitnya makin terlihat jelas.
Dandy dia memperkenalkan dirinya dengan sangat sopan mendorong roda Dede dengan tenang dan hati-hati. Aku memilih berjalan di belakang mereka pikiranku berkecamuk diantara nyata dan banyangan. Aku ingin tidak mempercayai dengan apa yang kulihat tapi itulah kenyataan. Aku melihat tatapan penuh cinta dari Dandy untuk Dede,perempuan ingusan yang jauh dari kata menawan . Saat Dandy membantu Dede  duduk di mobilnya sesungguhnya fikiranku acak-acakan. "Wah...,diculik nih gua"  prasangkaku sudah negatif. Aku sudah pikirkan alternatif seandainya sesuatu yang buruk terjadi. Apa yang bisa ku jawab jika  sesuatu yang sangat buruk terjadi. Sebenarnya ketakutan itu sudah ku utarakan pada Dede sebelum berangkat. Tapi dengan mantap Dede bilang "Kita tidak tahu apa yang akan kita dapatkan kalo kita tidak berani mencoba..." Mulutku terbungkam aku hanya mengeja nama Tuhan dalam diam untuk membuatku tenang. Mobil berhenti di sebuah klinic sepertinya kejutan belum selesai. Senyum ramah seorang dokter menyambut kami kulit coklat rambut sebahu dengan mata sipit Bentukan wajah yang aneh menurutku mata rahang dan bentuk wajahnya seperti orang jepang  tapi kulitnya coklat seperti terpanggang matahari setiap hari.

"Kita akan lakukan pemeriksaan awal ya , De..., Semoga kemungkinannya bagus..., tapi jika tidak Dede tak harus kecewa  banyak jalan yang bisa kita tempuh  karena tidak ada sakit yang di turunkan tuhan. kecuali disertai dengan obatnya..., kita hanya perlu menyediakan waktu lebih banyak untuk berusaha..." Katanya memberi semangat Dede menganguk mantap.
Dokter itu mengalihkan pandangannya padaku. menatapku agak lama.
'' Aku Kenciro..., Teman dan keluarga memanggilku Ken ,Kamu bisa lakukan itu..."Katanya Terdengar ramah meski tanpa senyuman. "Dandy memintaku berkenalan dengan Dede Aku suka semangatnya  itu yang membuatku memutuskan untuk membantunya mencapai sembuh. Motivasi dalam dirinya membuat dia terlihat seksi, terlalu banyak alasan untuk setiap orang sayang padanya jika kita mau duduk sejenak bersamanya. Aku memutuskan untuk menutup mulutku hanya merespon seperlunya.hanya mataku yang jeli melihat dan menelisik mimik wajahnya sok jadi pakar mikro exspresi. Merasa pembicaraannya tidak di respons dia kembali pada Dede dan mulai melakukan prosedur pemeriksaan ,Sementara aku dan Dandy duduk berdampingan tapi saling berdiam diri aku memang tidak terbiasa berbicara banyak dengan orang yang baru ku kenal. Dandy berusaha mendekat dengan membuka pembicaraan  tapi tanggapan ku. hanya anggukan dan gelengan sampai saat Ken datang mengantar Dede dengan rodanya.
"Syukurlah hasilnya menggembirakan Dede bisa ku tangani di sini..., Ambil obat di apotek depan aku sudah meminta mereka untuk mengirim tagihannya ke mejaku. 5 hari lagi datanglah kemari tapi saat sore  saat aku sudah selesai dengan Pasien -pasienku. Agar lebih tenang dalam melakukan pemeriksaan...Hati-hati di jalan peri kecil...,tetap bersemangat Tuhan selalu bersamamu."Kata Ken pada Dede Senyumnya sekilas menyapaku "Istriku pasti akan senang bisa berkenalan denganmu..."Keramahan itu terdengar lebih indah. Aku menganguk lemah seulas senyum tersemat di bibirku.

Dede membawaku dalam pusaran orang -orang hebat yang membuatku berdecak kagum  Dandy Remaja 18 tahun  dia berhasil melewati separuh hidupnya melawan kanker tulang .Bukan karena dia kaya tapi karena dia tidak pernah menyerah berjuang untuk hidup. Sekarang dokter sudah menyatakan bahwa tubuhnya clean dari kanker dia mendedikasikan hidupnya untuk memberi cahaya menyemangati menerbitkan kembali mentari harapan yang sudah tenggelam.Sementara aku jangan kan untuk menyemangati orang lain menjaga semangatku tetap menyala saja kadang aku tak samggup.
Surat cinta yang di berikan pada Dede bukan berisikan I love you, I Need you  atau I Miss you  tapi berisi kata -kata penyemangat yang membuat Dede Tahu kemana dia harus melangkah  mengerti apa yang menjadi tujuannya dalam hidup hingga dia mempunyai kenyakinan yang utuh untuk menapaki jalan takdir sesulit dan sepahit apapun itu.Tuhan maha segalanya jika kekuranganmu terlihat jelas maka bersama itu Tuhan menunjukan kelebihannya dengan sempurna

Dr Kenciro Ayahnya orang jepang Ibunya dari Fak-Fak Papua lelaki yang menikah dengan seorang perempuan tanpa Rahim.aku memilihnya bukan karena kasihan tapi karena rasa sayang yang Tuhan terbitkan dihatiku sejak pertama kali bertemu. Dia perempuan berhati tulus, Dia menerima setiap kekurangannya sebagai berkah Tuhan yang tak harus dia keluhkan kami hidup dengan 7 anak Adopsi.

Teraphy terus dilakukan sampai cidera kandung kemih Dede sembuh. Dede tetap berada di kursi roda tapi semangat yang membuncah dalam dirinya  membuat dia hadir menjadi Dede yang baru yang hidup untuk menjadi matahari pagi bagi siapapun yang ada di sekitarnya     Selesai


 

Kurangmu itulah lebihmu tergantung dari sudut mana kamu melihatnya   See you  salam sayang dari rumah kata
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Newer Posts Older Posts Home

Followers

Translate

Popular Posts

  • Cerbung:bismilah,Pelarian terbaik bag II
    Di cerita yang lalu kita berkenalan dengan seorang anak muda unik yang bekerja sebagai pemulung... dan sekarang kita akan simak kelanjutany...
  • Pesan cinta mama
    Perintah tanpa alasan Argumen Atau sebuah penjelasan Yang dia tahu Hanya harus Tak punya frasa Tepat Agar kau percaya Cerita ind...
  • Cerita Tragis Perempuan
    Dia tak tampan Bukan hartawan Dia hanya sopan Dan itu yang istimewa Aku tertawan oleh senyuman Tersesat tak bisa pulang Rahasia Bint...
  • Puisi Nasehat pernikahan dari Ayah untuk Putrinya
    Menikah adalah sesuatu yang sakral dan mengharukan bukan hanya untuk anak tapi juga untuk orang tua. Biasanya mereka menitipkan pesan yang ...
  • Cerpen terbaru kunci sukses Mama
    Matahari ku Rara masih bersembunyi di balik selimutnya, padahal matahari mengelitiki matanya yang terasa perih saat harus di buka, sinar...
  • Cerita Tentang Seorang Nenek
    Nasehatnya... Peluknya... Bau tubuhnya Manjanya tak ada yang lebih indah Dari senyum tanpa gigi Milik Embah Masuk yuk kita bernostalgia t...
  • cerbung: Perjalanan cinta Hijabers Nikendy V
    Memiliki aku itu mudah, yang sulit adalah mendapatkan hatiku,,,, masuk kedalam yukk cus ah...! Akhir sebuah pencarian Angin pagi yang me...
  • Cerita Manis sahabat
    Dear Mbak Devi Mbak Devi 10 tahun kita ga ketemu, Entah dimana keberadaanmu saat ini, di Jakarta atau pulang ke Padang. Kabar yang ku...
  • Pejantan Pilihan
    Sang pejantan Sore sudah lewat senja belum datang, tapi gelap gulita mungkin akan hujan, angin dari utara bertiup amat kencang, derit ran...
  • Novelet Remaja: Hijab Jingga Kinar bagian X
          Perjumpaan Kinar dengan ayahnya akhirnya menjadi nyata pertemuan yang merubah warna dunia Kinar. Lanjut yuk, masuk dan duduk manis jan...

Recent Posts

Categories

  • cerbung
  • cerita pendek
  • Kisah Inspiratif
  • Motivasi
  • Novelet
  • puisi cinta
  • ucapan di hari special

Unordered List

Pages

  • Beranda

Text Widget

Blog Archive

  • ▼  2019 (12)
    • ▼  October (2)
      • Kisah Inspiratif, Cerita SuksesTallia,Memulai deng...
      • Kisah Inspiratif, Cerita Sukses Anak Rantau
    • ►  January (10)
  • ►  2018 (30)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  July (1)
    • ►  May (4)
    • ►  April (7)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (7)
  • ►  2017 (68)
    • ►  December (2)
    • ►  November (5)
    • ►  October (7)
    • ►  September (3)
    • ►  August (8)
    • ►  July (7)
    • ►  June (7)
    • ►  May (5)
    • ►  April (8)
    • ►  March (16)

Blog Archive

  • ▼  2019 (12)
    • ▼  October (2)
      • Kisah Inspiratif, Cerita SuksesTallia,Memulai deng...
      • Kisah Inspiratif, Cerita Sukses Anak Rantau
    • ►  January (10)
  • ►  2018 (30)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  July (1)
    • ►  May (4)
    • ►  April (7)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (7)
  • ►  2017 (68)
    • ►  December (2)
    • ►  November (5)
    • ►  October (7)
    • ►  September (3)
    • ►  August (8)
    • ►  July (7)
    • ►  June (7)
    • ►  May (5)
    • ►  April (8)
    • ►  March (16)
Powered by Blogger.

Find Us On Facebook

Labels

  • cerbung
  • cerita pendek
  • Kisah Inspiratif
  • Motivasi
  • Novelet
  • puisi cinta
  • ucapan di hari special

Flickr Images

Labels

  • cerbung
  • cerita pendek
  • Kisah Inspiratif
  • Motivasi
  • Novelet
  • puisi cinta
  • ucapan di hari special

Download

Sample Text

Copyright © Rumah Kata | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates