Rumah Kata

tempatnya cerita indah dan puisi romantis

  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Downloads
    • Dvd
    • Games
    • Software
      • Office
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Uncategorized

Friday, April 6, 2018

Indonesia milik kita

 cicih surya     10:11 PM     cerita pendek     No comments   

Hari terbaik Darin

Langit biru cerah saat mereka tiba di perkampungan itu , bagi aku, anak lelaki berkulit hitam legam  , Ini bukan kampung tapi ini lebih mirif tempat pengasingan , Bukit -bukit terjal yang ku turuni sejak tadi , diakhiri hutan lebat yang juga harus ku taklukan sementara  keringat mengucur membasahi wajahnya persis orang yang habis cuci muka lupa di lap .

Perjalanan ini terlalu jauh bahkan untuk seorang anak yang terbiasa lari maraton seperti diriku  kadang aku merasa ini adalah cerita fiksi bukan hidup yang ku alami. Mungkin ini adalah Halu kata teman -temannya , Ayahnya warga Amerika seorang dokter bedah kenamaan di sana, salah satu orang yang di cari saat seseorang menginginkan sebuah lisence saat membuka clinic kecantikan atau spesialis ortopedi ayahku capable untuk dua hal itu , sama -sama pembedahan tapi semuanya berjauhan yang satu untuk kecantikan satunya perbaikan tulang dan ayahku satu orang yang punya dua kemampuan langka itu.

Amerika ,Eropa , Australia , Adalah cakupan pekerjaan Ayahku sebelum ini , Ayah juga sang penakluk Dia pendaki yang hebat. Rangkaian pegunungan Everest yang terbentang antara Neval dan Tibet sukses di telusuri , katanya ada kepuasan tersendiri saat mampu menginjakan kaki di puncak-puncak tertinggi melawan ganasnya alam , yang ekstrimnya membuatnya bertaruh antara hidup dan mati , menurut Ayah begitulah kehidupan  tak semudah yang di harapkan ,tapi bukan mustahil untuk di taklukkan yang penting kita mau berjuang dan tak menyerah pada keadaan Tuhan selalu menghadirkan dua kemungkinan itu alasan kita kita dianugerahi pikiran ,Hati ,dan intuisi  itu adalah bekal agar kita keluar menjadi pemenang .

Menurutku Ayah harusnya jadi seorang motivator bukan seorang dokter ,  karena pemikiran yang brilian yang kadang tidak terpikirkan orang Dia mampu ' Meracuni ' orang dengan  kata-katanya . Kalo saja Ayah mau melakukannya ada kemungkinan Ayahku jadi orang yang kata-katanya di dengar dan difikirkan manusia di seantero jagad raya ,tapi dari Ayah aku belajar bahwa setiap orang punya sisi lemah dan sisi yang kuat ,untuk itulah kita hidup bermasyarakat untuk saling menguatkan dan saling melengkapi.

Ayahku si bule  tampan yang sekarang memilih tinggal di hutan ,adalah manusia yang ternyata tak bisa berbicara di hadapan orang banyak itu sebab kenapa beliau menolak menjadi pembicara sebuah simposium  atau dosen tamu di manapun katanya kalo berbicara di hadapan banyak orang tiba-tiba lututnya gemetar badan rasanya tak bertulang , Ilmu dari hasil penelitian dan pengalamannya sebagai dokter ahli tertuang dalam buku buku tebal yang menjadi reperensi pembelajaran dan penelitian .

Pesawat pribadi adalah tumpangannya sehari -hari , bukan berniat bermegah tapi itulah tuntutan profesi , dia berpacu dengan waktu jarak tempuh dan kesibukan. menjadikan kendaraan mewah itu sesuatu yang sangat dibutuhkan Tapi hidupnya berubah total  sekarang ,sepuluh tahun yang lalu dia mencoba menaklukan puncak trikora di Papua takdir berkata lain di sana  . Ayah mengalami kecelakaan ,Tangannya tertindih batu besar. Kala itu keputusan besar yang mengerikan hampir saja dia lakukan memotong tangannya sendiri untuk menyelamatkan diri , tetapi saat dia masih berusaha membulatkan hati sekelompok manusia Primitif datang .Ketakutan Ayah memuncak  Dia bukan hanya akan kehilangan satu tangan tapi dia akan mengalami kematian dengan cara yang paling mengerikan tubuhnya akan di cincang orang di jadikan santapan lezat pengganjal perut pas makan siang itulah yang terlintas dalam benaknya ,Seketika itu ketakutan menyergapnya . nyalinya ciut tak ada yang dia ingat lagi . memorinya menghadirkan sebuah pemandangan ketika Dad and momnya, mengajarkannya berdoa sebelum makan . Hatinya yang  tercekam takut seperti tangan lemah yang kembali menemukan tali saat harus memanjat tebing tinggi. " Ya Tuhanku..., Jika kau selamatkanku aku akan jadi hambamu dengan sebaik-baiknya taat..." satu koloni manusia dengan mudah mengangkat batu sebesar badan kerbau , kemudian membawa Ayah ke gua mereka , Memberi Ayah minum dengan gelas tulang hewan , mengapa air terasa begitu manis , mungkin karena seminggu perut tak terisi apapun . Selama seminggu Ayah melewati siang dan malam  seperti menghitung langkah mendekat pada gerbang kematian ,Tim sar mungkin mencarinya karena dia terpisah dari rombongan dan terjatuh tersembunyi di balik tebing.

Mungkin inilah pembuktian Tuhan pada hambanya yang sombong dan merasa kuat .tak ada yang tak mungkin jika Tuhan berkehendak ,Kehadiran Suku primitif dan terbelakang sebagai jalan kehidupan .Laksana malaikat penyelamat .
 Ayah di obati dengan ramuan daun -daunan ,Tulangnya juga di perbaiki dengan  metode yang membuat dia membelakakan mata,   sebagai ahli tulang dia sangat faham kalo cidera dipunggungnya akan menimbulkan kelumpuhan tangan dan kaki harus diamputasi agar tidak membusuk . Tapi dia sadar analisisnya ga fungsi melawan takdir. luka parah di sekujur tubuh hilang tanpa bekas hanya dengan daun- daunan di gipson dengan kulit kayu dan akar rotan ,dalam 3 bulan dia berjalan tegak.

Dia pulang ke negeri Big Apel menjalani rutinitas keseharian ,tapi segalanya berubah sekarang hati tetap hampa meski dikelilingi gelimang kemewahan , setahun kemudian dia kembali ke puncak trikora menemui penolong-penolongnya ,di sana dia menemukan hidupnya kebahagiaan  yang sederhana meski hanya makan hewan buruan daun dan buah yang disediakan hutan kesyukuran yang mereka tunjukan dengan senyum dan kebersamaan , hidup mereka tak tersentuh peradaban dan agama  ,namun ternyata mereka mampu memanusiakan manusia menjaga keselarasan hubungan dengan alam.

Hutang budi dan rasa memiliki mengusik sisi lain hati untuk mengabdi , rasa miris melihat  anak- anak kesulitan sekolah , sakit tak ada dokter. turun ke kota mati dijalan karena kesulitan akses nya .saat makan mereka tak sempat berpikir soal gizi untuk kenyang saja kessusahan.

Ayah mendonasikan hartanya untuk membagun sekolah, clinic dan menyekolahkan anak-anak ke kota, agar mereka mampu menjadi cahaya.

Arken...,itu nama ibuku perempuan Papua ,yang tak berhasil menamatkan sekolah dasar .hanya sampai kelas 3 saja karena semenjak Pak guru pulang tak ada yang mau mengajar di sekolah tempatnya belajar. Setelah itu satu tahun kemudian mengajar menjadi rutinitasnya seusai berladang meski pengetahuannya hanya membaca menulis dan berhitung seadanya. yang ibu pikirkan hanya satu jika suatu ketika ada anak dari kampungnya kekota  ,mereka tidak tersesat karena bisa membaca petunjuk arah , saat harus jual beli mereka tak di bodohi karena bisa menghitung sendiri. Saat itulah Ayah menemukan sisi lain seorang perempuan dan jatuh cinta. Maka lahir lah aku Darin kata Ayah artinya hadiah dari Indonesia.

Dan hari ini Ayah memintaku untuk datang .Meminta izin untuk tidak sekolah ,Ibuku dengan mudah memberikannya ,Ini adalah hari istimewa buat Ayah dia berhasil membangun sekolah di setiap distrik ,sekolah ke sepuluhnya di resmikan minggu lalu , klinic juga demikian.
Sekarang menjelang sore Ayah mendapatkan undangan pesta adat , kepala suku memakaikan koteka padanya juga menyematkan hiasan kepala terdapat bulu burung cendrawasih di dalam.. Sesuatu yang sakral dan tak di berikan pada sembarang orang. Saat itulah untuk pertama kalinya aku melihat air mata di pipi Ayah sekaligus senyum tersemat di bibir.

Ayah memperkenalkan aku pada kepala suku ,sang kepala suku juga menyuapiku dengan dengan papeda berkuah ikan  makanan yang hanya ada saat pesta.

Ayah bahagia karena hari itu dia diakui sebagai bagian dari Papua , meskipun pengajuan sebagai WNI masih belum di terima setelah 5 kali pengajuan. Melihat senyum Ayah yang lepas itulah hari terbaik dalam hidup ku Darin Alexander
The End



Sejengkal tanah harus di jaga.
budaya adalah darah kira
Agama tetap terpatri di setiap hati anak negeri
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Tuesday, April 3, 2018

Cerita Embun Pagi

 cicih surya     9:44 AM     puisi cinta     No comments   

Selamat pagi



Aku hanya setetes embun tak didengar
Meski meraung
Aku hanya setetes embun tak terlihat 
Biar bejibun
Aku hanya setetes embun 
Sirna mesti mendung

Aku awan menggulung-gulung
Aku petir menggelegar
Aku Hujan lebat 
tapi tiarap dan takut gelap

Bicara apa 
Dengar saja
Burung bernyanyi
Hari berganti
Aku tertawa
Matahari datang juga
 Selamat Pagi Cinta




Cintailah Cinta Itu  agar tak salah jalan
Bencilah benci itu supaya tak salah pergi
Assallamualaikum Cinta
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Sunday, April 1, 2018

Puisi Romantis ,Cinta dan doa

 cicih surya     9:57 PM     puisi cinta     No comments   

Cinta Bercomlang Doa


Aku tahu...
Setiap orang tertawa saat ku bilang
Aku adalah jodohmu
Aku pun sadar
Mimpi ini ketinggian

Tapi...
Aku tak ingin mengakhirinya
Aku ingin terus berharap
Berdoa bahkan meratap
Agar kau jadi takdirku ,Sayang

Terlalu jauh rasanya
Jika nalar yang meraba
Jarak yang pisahkan raga kita
mustahil Jumpa
Fikirmu dan Fikirku Jauh berbeda

Tapi ,setiap malam ku rentang doa
Tuhan biarkan kami bersama
Tak ada yang bantu aku kecuali Engkau
Tuhan ..., Satukanlah Hati dan jiwa
Tuhan Aku jatuh cinta
Hambamu itu membuatku merintih dalam doa
Biarkan aku menjadi sahabat sejati
Untuk jiwa rasa dan raganya
Tuhan buat aku layak memilikinya

Mustahil aku berjalan sendiri
Karena bersama doa
Aku berlari meraihmu
Kita bertegur sapa dan saling merayu
Melewati malam 
Hingga angin dan langit cemburu
Tahukah kau sayangku?
Kau jadi tujuan tertinggi hidupku
Kamu dan Tuhanku

I Love You



Ini kata paling romantis yang pernah ku tahu untuk kamu

ok see you... Terima kasih sudah kemari

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Tuesday, March 27, 2018

Cerita untuk Sahabat

 cicih surya     4:55 PM     puisi cinta     1 comment   

Catatan Perjalanan

Catatan Perjalanan 
 Lembaran Memo yang ku tulis dengan tinta keringat berbucuran 
Pena nya adalah serpihan kelelahan
 Kertasnya terbuat dari lembar-lembar kebosanan

Catatan Perjalanan
  Bersaksi atas nama bumi
 Bermimpi duduk bersama bintang 
 Bersila dengan rembulan dialasi permadani
 Dipayungi para peri

Catatan Perjalanan
  Tanganku mengengam bara
 Kakiku menginjak duri
 Jurang terjal sudah ku lewati
 Bukit... aku selesai mendaki
  Lautan selesai ku selami 

Aku sedang menaiki tangga saat ini
 Titiannya kayu rapuh
 Berpengangan pada tali sejari
 Diatas ketinggian  makin tinggi angin makin kencang
 Oksigen Menghilang
 Dingin menusuk tulang 

Teori mudah... jaga keseimbangan
 Akankah mudah jika lelah menjatuhkan
 peluh membuat tali begitu licin 
Takut memburuku
 Saat menatap kebawah
 Batu curam siap menyantap
 Menjadikan ku bubur ayam 

 Teorimu ku Patahkan
 Gantikan aku satu jam
Aku yakin kau kau akan diam
 Bahkan nafas pun kau tahan 
 Kentut kau tangguhkan 
 Kau akan mencari celah di belakang
  agar mudah lari dan sembunyi saat bahaya datang


Aku sudah bilang 
Tutup mulutmu jangan sok tahu
 Tak perlu merasa benar
 Aku sedang berjalan diantara gelap dan terang
 Gelap aku meraba 
Terang aku tenang tapi bukan tanpa tantangan 
Karena bahaya datang tanpa memberi kabar.


Aku pernah katakan
 Aku ini pemburu  
Aku lah pendaki 
Jadi ada saatnya puncak gunung
 Ada di mata kaki

Seulas senyum menemaniku 
 Tatapan manja menjagaku 
 tangannya lembut merengkuh 
menyiapkan bahunya untuk bersandar
 Memberikan dadanya saat ku lelah
Masih jauhkah perjalananku... ?
Dia menjawab sejauh apapun kau akan mampu

Ada lentera Di hatimu 
Sungai mengaliri jantungmu 
Bunga yang kutanam 
mekar memenuhi rasamu 
 Senyum indahmu
Mimpi malammu
Hanya kau yang mampu
Melewati api untuk menjadi Cahaya




Ok sekian dan See you
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Newer Posts Older Posts Home

Followers

Translate

Popular Posts

  • Cerbung:bismilah,Pelarian terbaik bag II
    Di cerita yang lalu kita berkenalan dengan seorang anak muda unik yang bekerja sebagai pemulung... dan sekarang kita akan simak kelanjutany...
  • Cerita Tragis Perempuan
    Dia tak tampan Bukan hartawan Dia hanya sopan Dan itu yang istimewa Aku tertawan oleh senyuman Tersesat tak bisa pulang Rahasia Bint...
  • Puisi Nasehat pernikahan dari Ayah untuk Putrinya
    Menikah adalah sesuatu yang sakral dan mengharukan bukan hanya untuk anak tapi juga untuk orang tua. Biasanya mereka menitipkan pesan yang ...
  • Cerpen terbaru kunci sukses Mama
    Matahari ku Rara masih bersembunyi di balik selimutnya, padahal matahari mengelitiki matanya yang terasa perih saat harus di buka, sinar...
  • Pesan cinta mama
    Perintah tanpa alasan Argumen Atau sebuah penjelasan Yang dia tahu Hanya harus Tak punya frasa Tepat Agar kau percaya Cerita ind...
  • Cerita Tentang Seorang Nenek
    Nasehatnya... Peluknya... Bau tubuhnya Manjanya tak ada yang lebih indah Dari senyum tanpa gigi Milik Embah Masuk yuk kita bernostalgia t...
  • cerbung: Perjalanan cinta Hijabers Nikendy V
    Memiliki aku itu mudah, yang sulit adalah mendapatkan hatiku,,,, masuk kedalam yukk cus ah...! Akhir sebuah pencarian Angin pagi yang me...
  • Cerita Manis sahabat
    Dear Mbak Devi Mbak Devi 10 tahun kita ga ketemu, Entah dimana keberadaanmu saat ini, di Jakarta atau pulang ke Padang. Kabar yang ku...
  • Pejantan Pilihan
    Sang pejantan Sore sudah lewat senja belum datang, tapi gelap gulita mungkin akan hujan, angin dari utara bertiup amat kencang, derit ran...
  • Novelet Remaja: Hijab Jingga Kinar bagian X
          Perjumpaan Kinar dengan ayahnya akhirnya menjadi nyata pertemuan yang merubah warna dunia Kinar. Lanjut yuk, masuk dan duduk manis jan...

Recent Posts

Categories

  • cerbung
  • cerita pendek
  • Kisah Inspiratif
  • Motivasi
  • Novelet
  • puisi cinta
  • ucapan di hari special

Unordered List

Pages

  • Beranda

Text Widget

Blog Archive

  • ▼  2019 (12)
    • ▼  October (2)
      • Kisah Inspiratif, Cerita SuksesTallia,Memulai deng...
      • Kisah Inspiratif, Cerita Sukses Anak Rantau
    • ►  January (10)
  • ►  2018 (30)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  July (1)
    • ►  May (4)
    • ►  April (7)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (7)
  • ►  2017 (68)
    • ►  December (2)
    • ►  November (5)
    • ►  October (7)
    • ►  September (3)
    • ►  August (8)
    • ►  July (7)
    • ►  June (7)
    • ►  May (5)
    • ►  April (8)
    • ►  March (16)

Blog Archive

  • ▼  2019 (12)
    • ▼  October (2)
      • Kisah Inspiratif, Cerita SuksesTallia,Memulai deng...
      • Kisah Inspiratif, Cerita Sukses Anak Rantau
    • ►  January (10)
  • ►  2018 (30)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  July (1)
    • ►  May (4)
    • ►  April (7)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (7)
  • ►  2017 (68)
    • ►  December (2)
    • ►  November (5)
    • ►  October (7)
    • ►  September (3)
    • ►  August (8)
    • ►  July (7)
    • ►  June (7)
    • ►  May (5)
    • ►  April (8)
    • ►  March (16)
Powered by Blogger.

Find Us On Facebook

Labels

  • cerbung
  • cerita pendek
  • Kisah Inspiratif
  • Motivasi
  • Novelet
  • puisi cinta
  • ucapan di hari special

Flickr Images

Labels

  • cerbung
  • cerita pendek
  • Kisah Inspiratif
  • Motivasi
  • Novelet
  • puisi cinta
  • ucapan di hari special

Download

Sample Text

Copyright © Rumah Kata | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates